14 Juli 2017•Update: 17 Juli 2017
Megiza
JAKARTA
Kementerian Perdagangan RI Enggartiasto Lukita meningkatkan hubungan dagang dengan Malaysia melalui percepatan pembangunan kawasan perbatasan. Mendag membahas hal tersebut saat bertemu dengan Menteri Industri dan Perdagangan Internasional Malaysia Dato Mustapa Muhamed dalam kunjungannya ke Kuching, Malaysia, Kamis (13/7).
“Kunjungan kerja ini dilakukan agar perdagangan ekspor impor melalui pintu Entikong-Tebedu, yang sempat terhenti, kembali normal. Ini merupakan tindak lanjut atas perintah Presiden dan merupakan kesepakatan antar kedua pemimpin negara untuk meningkatkan hubungan dagang ini,” ujar Lukita dalam keterangan resminya.
Secara detail, Mendag mengatakan, Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong telah diresmikan pada Desember 2016 lalu. Presiden Jokowi pun berharap pembangunan terminal barang internasional ini dapat selesai dan beroperasi pada 2018.
Di tempat yang sama, Menteri Dato Mustapa mengaku berharap agar Indonesia dapat segera menyelesaikan pembangunan PLBN Entikong sebagai terminal barang internasional, sehingga Inland Port Tebedu dapat berfungsi dengan maksimal.
Pemerintah Indonesia juga mengharapkan dukugan dan kerja sama dari Pemerintah Malaysia, khususnya Pemerintah Negeri Sarawak, sebagai wilayah yang berbatasan langsung dengan wilayah Kalimantan Barat.
Selain normalisasi perdagangan, kedua negara juga telah melakukan kegiatan perdagangan perbatasan bagi masyarakat di kedua wilayah negara untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.