Muhammad Nazarudin Latief
08 Juli 2019•Update: 08 Juli 2019
Muhammad Latief
JAKARTA
Proposal merger Axiata Group dan Telenor ASA di Asia bisa membuat konsumen menikmati harga kompetitif dan terjangkau, ujar analis, seperti dikutip New Straits Times.
Seorang analis telekomunikasi mengatakan bahwa merger dapat menghasilkan lingkungan operasi yang lebih kompetitif di Malaysia.
"Saya percaya ini dapat menghasilkan harga yang lebih rendah bagi konsumen setelah entitas Axiata-Telenor menyadari penghematan biaya dan sinergi yang diharapkan dari merger," kata laporan tersebut.
Axiata bisa berhemat RM4-5 selama lima hingga tujuh tahun untuk pasar Malaysia.
Menurut analis, kata media tersebut, kekhawatiran bahwa merger akan merugikan konsumen itu tidak berdasar, justru mereka akan mendapat harga yang lebih rendah, kualitas jaringan lebih baik dan cakupan dan produk lebih inovatif didukung oleh para pemimpin telekomunikasi regional yang mapan di Asia.
"Peningkatan pengeluaran operasional dan efisiensi belanja modal akan meringankan tekanan, terutama untuk operasi di pasar yang matang seperti Malaysia di mana tingkat penetrasi seluler tinggi dan prospek pertumbuhan pendapatan sudah turun,” ujarnya.
TA Securities mengharapkan lingkungan operasi lokal yang semakin kompetitif akibat merger.
"Oleh karena itu, kita dapat melihat Maxis Bhd dan Telekom Malaysia, yang telah mendorong konvergensi, bekerja lebih keras untuk mempertahankan pangsa pasar mereka," katanya.
MIDF Research mengatakan dalam catatan positif pada merger karena industri telekomunikasi sangat kompetitif.
Dengan demikian, kata lembaga itu, merger akan memberikan kelompok ini keunggulan kompetitif tertentu seperti skala ekonomi, kekuatan negosiasi yang lebih baik dalam hal pengadaan peralatan, terutama dalam hal operasi (Axiata) Malaysia.
"Ini juga memberikan kelompok dengan neraca yang lebih kuat untuk melaksanakan rencana ekspansi di masa depan karena industri ini padat modal," katanya.