Muhammad Nazarudin Latief
07 Juni 2018•Update: 08 Juni 2018
Muhammad Latief
JAKARTA
Pemerintah menugaskan Pertamina untuk menambah 19 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di jalur tol yang dilewati arus mudik untuk menyediakan bahan bakar minyak jenis premium.
Kepala Biro Komunikasi Layanan Informasi dan Kerja Sama Kementerian ESDM, Agung Pribadi mengatakan, ini merupakan bagian dari penugasan untuk menambah 571 SPBU yang menyediakan premium pada wilayah Jawa, Madura dan Bali (Jamali).
“Dari target 571 SPBU, hingga tanggal Rabu (6/6) sudah ada sebanyak 223 SPBU sudah kembali menyalurkan premium,” ujar dia di Jakarta, Kamis.
Hingga Rabu, Posko Lebaran ESDM mencatat kondisi stok dan penyaluran BBM serta Liquefied Petroleum Gas (LPG) dalam kondisi normal. Ketahanan ketahanan stok BBM premium mencapai 26,2 hari; solar/akrasol 19,9 hari; pertalite 22,6 hari; minyak tanah 59,3 hari; pertamax/akra92 21,3 hari; pertamax turbo 45,6 hari; pertamina dex 38,1 hari; dexlite 26,3 hari dan Avtur 28,8 hari.
Begitu pula stok LPG dalam kondisi normal, dengan ketahanan 20 hari. Bahan Bakar gas (BBG) dan jaringan gas (jargas) pun tersalurkan dalam kondisi normal.
Untuk tenaga listrik, status pada Selasa (5/6) beban puncak malam sebagian besar dalam kondisi normal. Daya mampu pasok nasional sebesar 37,8 Giga Watt (GW) dan beban puncak sebesar 35 GW, sehingga kapasitas cadangan nasional sekitar 2,8 GW.
Dari 22 sistem kelistrikan yang ada, 16 sistem berada pada kondisi normal dan enam sistem siaga yaitu Kalimantan Timur dan Utara; Kalimantan Selatan dan Tengah; Bengkulu; Jawa Bali serta Lombok.
Untuk kondisi gunung api, menurut Agung hingga kini masih ada 19 gunung yang berstatus bahaya level III atau waspada dan 49 gunung berstatus normal.
Gunung Sinabung di Sumatera Utara masih berstatus awas atau bahaya level IV dan Gunung Agung di Bali berstatus siaga/level III. Untuk Gunung Merapi di Yogyakarta, tim posko ESDM mengeluarkan himbauan kepada masyarakat untuk meniadakan aktivitas dalam radius 3 kilometer dari puncak.