Pizaro Gozali İdrus
18 Januari 2018•Update: 18 Januari 2018
Pizaro Gozali
JAKARTA
Pemerintah sepakat melakukan impor beras sebanyak 500.000 ton untuk mengamankan stok nasional.
Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita.memperkirakan stok beras pada Maret 2018 hanya sebesar 142.902 ton. Sedangkan kini, stok nasional mencapai 857.000 ton.
“Stok aman beras tak boleh kurang dari 1 juta ton. Pada posisi itulah kami mengambil keputusan impor beras untuk mengisi kebutuhan pasar,” ujar Menteri Enggartiasto. dalam rapat dengan DPR di Jakarta, Kamis.
Dia mengatakan petani tidak perlu khawatir beras yang diproduksinya jatuh harga. Karena, bila ada kelebihan pasokan, maka Bulog siap menyerapnya.
Dengan catatan, harga gabah dengan kadar air 25% tidak Rp 7000 per kilogram. Sebab, kata dia, dengan kadar air normal saja, harga beras menjadi Rp 14.000 per kilogram dengan kualitas beras medium.
Harga ini melonjak tinggi karena supply beras premium yang terbatas.
“Apakah hari ini tidak ada panen? Ada panen. Tapi persoalannya berapakan jumlah panen yang bisa disiapkan," kata Menteri.
Menteri Enggartiasto menyampaikan beras impor akan masuk ke Indonesia pada pertengahan Februari.