Hayati Nupus
31 Agustus 2020•Update: 01 September 2020
JAKARTA
Malaysia perlu mentransformasikan diri menjadi negara maju dengan hasil pembangunan yang bisa dinikmati oleh seluruh rakyat, ujar Perdana Menteri Tan Sri Muhyiddin Yassin.
Hasil pembangunan itu, lanjut Muhyiddin, tak hanya bersumber dari pertumbuhan ekonomi dan peningkatan investasi, melainkan juga naiknya sumber pendapatan serta kualitas hidup setiap warga negara.
“Angka pertumbuhan ekonomi hanya akan bermakna bila Anda semua memiliki sumber pendapatan yang memadai, rumah yang nyaman, pendidikan yang sempurna, kesehatan yang baik serta lingkungan yang lestari dan aman untuk hidup bahagia dan sejahtera,” ujar Muhyiddin, dalam pidato Hari Nasional ke-63 yang ditayangkan oleh Radio Televisyen Malaysia, Bernama TV, TV3 dan Astro Awani malam ini, kutip Bernama.
Muhyiddin mengatakan bahwa setiap warga negara Malaysia harus menjunjung tinggi kepercayaan untuk menjaga kemerdekaan, kedaulatan dan perdamaian.
Pesan itu telah diungkapkan oleh Perdana Menteri Malaysia pertama, almarhum Tunku Abdul Rahman, dalam proklamasi kemerdekaan pada 1957.
Tunku Abdul Rahman mengatakan bahwa Malaysia harus tetap merdeka, berdaulat, dan seluruh rakyat damai serta sejahtera.
“Inilah amanah yang harus dijunjung oleh saya dan kalian semua. Kita harus menjaga kemerdekaan negara kita. Kita harus mempertahankan kedaulatan negara kita,” tegas Muhyiddin.
Muhyiddin mengatakan Malaysia kini telah berkembang dari negara terbelakang menjadi progresif dalam berbagai bidang.
“Kita juga bersyukur negara tetap damai dan masyarakat dari berbagai ras dan agama bersatu,” ujar dia.
Selain itu, lanjut Muhyiddin, Malaysia kini telah mencapai kesuksesan dan kemajuan, sebagai negara merdeka dan berdaulat dengan persatuan rasial yang kuat.