Muhammad Latief
11 Oktober 2017•Update: 11 Oktober 2017
Muhammad Latief
JAKARTA
Pemerintah Indonesia menargetkan kontrak dagang sebesar USD223,23 juta dalam acara Trade Expo Indonesia (TEI) 2017 di Bumi Serpong Damai, Tangerang, Banten pada 11-14 Oktober.
Jika target tersebut terealisasi, kata Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, maka Indonesia siap menjadi mitra penyedia sumber daya yang berkesinambungan bagi pelaku usaha dunia, dan menjadi pemain elite dalam kancah perdagangan global.
“Fokusnya adalah transaksi business-to-business yang jangka panjang dan internasional,” ujar Menteri Enggar, Rabu.
Kontrak dagang hari pertama tercatat sebesar USD16,07 juta. Pada hari kedua, diperkirakan mencapai nilai transaksi USD154,82 juta. Kemudian pada hari ketiga diperkirakan ada kontrak sebesar USD47,25 juta, sementara pada hari keempat USD5,10 juta.
Menteri Enggar berharap, nilai kontrak dagang terus bertambah bahkan setelah TEI ditutup. Total, ada sekitar 33 penandatanganan kontrak dagang buying mission dengan antara lain Arab Saudi, Malaysia, Mesir, Australia, Thailand, India, Brasil, Inggris, dan Amerika Serikat.
TEI, kata Menteri Enggar, juga dihadiri oleh para buyer yang datang dari Nigeria, Arab Saudi, India, Pakistan, Bangladesh, Belanda, Malaysia, Afganistan, dan Australia.
TEI tahun ini diikuti oleh 1.089 perusahaan nasional. Mereka adalah produsen, eksportir, serta pemasok produk dan jasa terbaik dari Indonesia. Barang yang ditawarkan mulai dari produk manufaktur, makanan dan minuman, pertambangan, industri strategis, hingga kerajinan.
Hingga Selasa lalu, saat TEI belum resmi dibuka oleh Presiden Joko Widodo, sudah ada 7.084 permintaan terhadap produk Indonesia. Terutama untuk produk makanan dan minuman, produk dan jasa manufaktur, serta furnitur.
Selain pameran dagang, TEI tahun ini juga menyelenggarakan beberapa kegiatan yang mempertemukan penjual dan pembeli. Misalnya business matching dan juga Trade, Tourism, and Investment Forum.
TEI sendiri merupakan ajang promosi tahunan berskala internasional yang menampilkan produk dan jasa Indonesia yang berorientasi pasar ekspor. Tahun ini, merupakan gelaran TEI yang ke-32.