Ovunc Kutlu
11 Februari 2018•Update: 11 Februari 2018
Ovunc Kutlu
NEW YORK
Pasar saham Amerika Serikat mencatat penurunan persentase mingguan terbesar mereka dalam dua tahun, meski berakhir dengan kenaikan pada penutupan Jumat.
Setelah sesi volatile, Dow Jones Industrial Average menambah 330 poin, atau 1,38 persen, dan menutup hari di angka 24.190. S&P 500 tercatat naik 38 poin, atau 1,49 persen menjadi 2.619.
Di tempat lain Nasdaq naik 97 poin atau 1,44 persen, dan ditutup pada 6.874.
Indeks saham AS mencatat kerugian terbesar mereka pada hari Senin dan Kamis, yang mana masing-masing mengalami penurunan 4 persen, dengan Dow Jones kehilangan lebih dari 2.000 poin gabungan.
Dow Jones dan S&P 500 keduanya mengakhiri pekan ini 5,2 persen lebih rendah, yang menjadi penurunan persentase mingguan terbesar mereka sejak Januari 2016.
Sedangkan Nasdaq turun 5,1 persen minggu ini, menandai penurunan persentase mingguan terbesar sejak Februari 2016.
Indeks saham AS mencapai rekor tertinggi pada bulan Januari lalu dan penurunan baru-baru ini menjadi koreksi di bull-market, kata para ahli, namun volatilitas pasar tercatat tetap tinggi.
Kekhawatiran investor dinilai tetap kuat karena kemungkinan kenaikan inflasi dapat menyebabkan kenaikan suku bunga lebih tinggi oleh Federal Reserve AS tahun ini.