Pizaro Gozali İdrus
28 Desember 2017•Update: 29 Desember 2017
Aynur Ekiz
ANKARA
Partai Keadilan dan Pembangunan Turki (AKP) akan mengangkat persoalan FETO dalam kongres di Chicago, Kamis.
Kongres tersebut diselenggarakan oleh Masyarakat Islam Amerika Utara (ISNA) pada 28-30 Desember dan akan mempertemukan hampir 15.000 Muslim Amerika.
Selama kongres, berbagai isu yang menjadi perhatian utama komunitas Muslim Amerika dari sudut pandang agama, hukum dan sosial akan dibahas.
Pada sesi utama kongres, wakil ketua AKP bidang luar negeri Mehdi Eker akan menyampaikan pidato soal Yerusalem.
Eker juga akan berbicara soal eksistensi kelompok teroris Fetullah (FETO) yang menjadi dalang kudeta gagal pada Juli 2016.
Eker akan menyampaikan pandangan Turki soal gerakan FETO di dalam dan di luar Turki.
"Kongres ini adalah kesempatan baik bagi kita untuk menjelaskan kepada Muslim Amerika soal gerakan FETO. Fethullah Gullen, pemimpin FETO dan juga otak kudeta gagal, kini dilindungi di Amerika Serikat. Kami akan menyampaikan pandangan Turki soal ini, " kata Eker.
Anggota AKP lainnya juga akan menyampaikan pidato, Eker menambahkan.
FETO dan ketuanya yang kini berada di Amerika Serikat (AS) Fetullah Gulen menjadi otak dari percobaan kudeta di Turki yang gagal pada 15 Juli 2016 yang menyebabkan 250 orang tewas dan 2.200 lainnya luka-luka.
Pemerintah Turki juga menuduh FETO dibelakang kampanye panjang untuk mengulingkan pemerintahan melalui infiltrasi ke instusi Turki, terutama militer, polisi dan lembaga hukum.