01 Desember 2017•Update: 04 Desember 2017
Iqbal Musyaffa
JAKARTA
Kementerian Luar Negeri (Kemlu) menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya mantan Menteri Luar Negeri Thailand (1997-2001) yang juga pernah menjadi Sekretaris Jenderal ASEAN (2008-2012) Surin Pitsuwan pada Kamis.
“Mendiang merupakan pemimpin yang memberikan kontribusi dan jasa berharga bagi persatuan Asia Tenggara,” ungkap pernyataan resmi Kemlu.
Kemlu menyatakan Surin Pitsuwan akan selalu dikenang atas perannya dalam memajukan ASEAN. “Di saat kepemimpinan Surin, ASEAN berhasil mengimplementasikan Piagam ASEAN,” tambah pernyataan tersebut.
Surin juga dianggap telah memberikan hati dan pikirannya untuk ASEAN dan membawa ASEAN maju bagi semua rakyatnya.
“Doa dan simpati kita selalu menyertai keluarga, kerabat dan kolega beliau agar selalu diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadap suasana duka pada saat ini,” tambah pernyataan Kemlu.
Surin dikabarkan meninggal akibat serangan jantung pada Kamis kemarin di usia 68 tahun. Serangan jantung tersebut dialaminya ketika sedang bersiap untuk berbicara dalam acara Thailand Halal Assembly 2017 Bangkok International Trade and Exhibition Centre.
Surin dinyatakan meninggal dunia setelah sempat dibawa ke rumah sakit. Surin Pitsuwan merupakan pejabat Thailand dari etnis minoritas Melayu Patani yang beragama Islam.