Pizaro Gozali İdrus
09 Januari 2018•Update: 10 Januari 2018
Pizaro Gozali İdrus
JAKARTA
Indonesia menargetkan penyusunan Code of Conduct (COC) Laut China Selatan rampung tahun ini.
“Indonesia akan aktif berupaya agar ASEAN dan Republik Rakyat Tiongkok menghasilkan COC yang praktikal dan efektif demi stabilitas dan keamanan Laut China Selatan,” ujar Menteri Luar Negeri Retno Marsudi di Jakarta, Selasa.
Pada 2017 lalu, Menteri Retno berujar problem Laut China Selatan telah mengalami kemajuan dengan disepakatinya kerangka dan negosiasi COC antara Tiongkok dan ASEAN.
“Indonesia berharap negosiasi ini diselesaikan secepatnya,” jelas Menteri Retno.
Menteri Retno menekankan dalam kurun 50 tahun ASEAN telah memberikan kontribusi signifikan bagi terciptanya ekosistem perdamaian, stabilitas dan kemakmuran di Asia Tenggara.
Indonesia mendukung penuh Singapura sebagai Ketua ASEAN untuk 2018 demi memperkuat sentralitas dan persatuan ASEAN.
“Untuk 50 tahun ke depan, selain kontribusi pada kawasan, ASEAN juga harus mampu meningkatkan kontribusinya bagi perdamaian dan kesejahteraan dunia,” jelas Menteri Retno.
Diplomasi Indonesia di Samudera Hindia
Dalam kesempatan sama, Menteri Retno menjelaskan diplomasi Indonesia tidak hanya diperkuat di Samudera Pasifik, namun juga di Samudera Hindia.
“Penguatan kerja sama di antara negara-negara lingkar Samudera Hindia dilakukan selama keketuaan Indonesia di Indian Ocean Rim Association (IORA),” jelas Menteri Retno.
Di bawah kepimpinan Indonesia, sebut dia, setidaknya ada 40 pertemuan soal program maupun proyek IORA yang dilakukan di Indonesia.
Setelah berdiri 20 tahun, untuk pertama kalinya KTT IORA yang diselenggarakan di Jakarta pada Maret 2017 menghasilkan Jakarta Concord.
Jakarta Concord meneguhkan komitmen negara IORA terhadap Konvensi Hukum Laut PBB tahun 1982 (UNCLOS) sebagai norma utama dalam menjaga perdamaian dan kestabilan kawasan Samudra Hindia.
“Indonesia terus memperjuangkan Samudra Hindia sebagai zona damai dan tumbuhnya sense of regionalism di kawasan Samudera Hindia,” jelas Menteri Retno.