Erric Permana
20 Mei 2018•Update: 21 Mei 2018
Erric Permana
JAKARTA
Mantan Wakil Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim berkunjung ke kediaman Presiden RI ke-3 Baharuddin Jusuf Habibie di Jakarta pada Minggu.
Kunjungan ini, kata Ibrahim, tidak direncakan. Bahkan setelah bebas dari penjara, dia belum bertemu dengan cucunya.
“Saya sebenarnya tidak ada rencana berkunjung ke luar negeri, setelah beberapa hari bebas," ujar Ibrahim di Jakarta pada Minggu.
Ibrahim mengatakan kedatangannya ke Indonesia itu berdasarkan undangan Habibie untuk memperingati 20 tahun reformasi Indonesia.
"Pak Habibie telepon ada kesempatan untuk memperingati 20 tahun reformasi," tambah dia.
Ibrahim mengatakan dirinya mengikuti bergulirnya reformasi di Indonesia yang terjadi pada 1998 lalu.
Kata-kata reformasi itu, ujar Ibrahim, menginspirasinya untuk diimplementasikan di negaranya.
“Saya dipecat dari pemerintahan dan slogan pertama yang saya pilih adalah reformasi, karena lebih inklusif," tambah dia.
Ibrahim dan Habibie telah lama berkawan dekat. Bahkan istri Ibrahim, Wan Azizah Wan Ismail, turut serta saat pengajian meninggalnya istri Habibie Hasri Ainun Habibie.
Pada 2004 lalu, Ibrahim juga menemui Habibie di Indonesia. Dalam kunjungan selama sepekan itu dia juga bertemu dengan Abdurrahman Wahid, Megawati Soekarnoputri, Susilo Bambang Yudhoyono dan Jusuf Kalla.
Ibrahim bebas dari penjara Rabu lalu, setelah mendapatkan pengampunan (royal pardon) dari Raja Malaysia atas tuduhan sodomi yang membuatnya harus mendekam dalam jeruji besi selama tiga tahun terakhir.