Maria Elisa Hospita
20 Februari 2018•Update: 20 Februari 2018
Alex Jensen
SEOUL
Korea Selatan akan menggelar latihan militer musim semi dengan Amerika Serikat (AS), meskipun ditentang oleh Korea Utara, kata Kementerian Pertahanan Seoul, Selasa.
Korea Utara kerap menuding latihan tahunan tersebut sebagai persiapan perang.
Pelaksanaan latihan militer gabungan ini telah ditunda hingga 18 Maret, setelah penutupan Olimpiade Musim Dingin.
Sejak Olimpiade dimulai pada 9 Februari, Pyongyang telah menghentikan uji coba rudal, dan hubungan Utara-Selatan juga menunjukkan perkembangan yang dramatis.
Setelah hubungan keduanya memanas selama bertahun-tahun, Utara-Selatan sepakat untuk membentuk tim Olimpiade gabungan untuk pertandingan hoki putri. Selain itu, pemimpin Korea Utara Kim Jong Un juga mengirimkan delegasi tingkat tinggi, termasuk adiknya, Kim Yo-jong, untuk menghadiri upacara pembukaan Olimpiade.
Pekan lalu, Presiden Korea Selatan Moon Jae-in menekankan bahwa Korea Utara juga harus terlibat dalam dialog dengan AS. Hal itu kemungkinan akan merenggangkan hubungan Utara-Selatan kembali.
Menurut Kantor Berita Yonhap, sementara waktu pelaksanaan latihan gabungan belum dipastikan, Kementerian Pertahanan Seoul mengatakan pada anggota parlemen bahwa Korea Selatan dan AS akan melaksanakan latihan musim semi untuk mempertahankan diri dari ancaman rudal Utara.