Erric Permana
21 September 2017•Update: 22 September 2017
Erric Permana
JAKARTA
Menteri Luar Negeri (Menlu) Indonesia Retno Marsudi mendapatkan penghargaan dari UN Women dan Global Partnership Forum (GPF) setelah berperan aktif dalam diplomasi kemanusiaan.
Acara penganugerahan ini digelar di sela-sela Sidang Majelis Umum PBB di New York, Rabu waktu setempat.
Berdasarkan rilis yang diterima Anadolu Agency, pemberian penghargaan ini merupakan pengakuan atas berbagai terobosan yang dilakukan oleh Menlu Retno Marsudi, yakni penanganan berbagai isu global melalui diplomasi kemanusiaan dan perdamaian. Salah satunya, membantu penyelesaian krisis di berbagai negara, termasuk di Rakhine State, Myanmar.
UN Women dan GPF menyebut bahwa, Retno Marsudi adalah sosok panutan dan sumber inspirasi bagi jutaan wanita baik di Indonesia maupun dunia.
Sementara itu, Menlu RI Retno Marsudi mengatakan Indonesia akan selalu berada di garis terdepan dalam mendorong dialog agar konflik dapat dicegah dan perbedaan mampu dijembatani. Hal ini diakuinya tidak terlepas dari "insting keibuan” yang dimilikinya sebagai seorang perempuan.
"Penganugerahan award ini akan menjadi pendorong agar saya bekerja lebih keras lagi. Bekerja lebih keras bagi rakyat dan bangsa Indonesia, serta bagi para wanita di seluruh dunia," kata Retno.
UN Women adalah lembaga PBB yang bertugas memajukan kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan. Sementara GPF adalah lembaga non-profit yang bertujuan memajukan kemitraan inovatif bagi pembangunan. GPF memiliki komitmen untuk mendukung PBB dalam memajukan pembangunan berkelanjutan.