24 Agustus 2017•Update: 25 Agustus 2017
Iqbal Musyaffa
JAKARTA
Kementerian Luar Negeri memastikan hari bebas berkendara di Jakarta pekan ini akan terasa jauh berbeda dari biasanya. Pada 27 Agustus mendatang, mulai dari Jalan Merdeka Selatan hingga Jalan MH Thamrin, warga Ibu Kota akan menyaksikan sebuah parade yang menunjukkan warna-warni negara-negara Asia Tenggara.
Juru Bicara Kemenlu, Arrmanatha Nasir, mengatakan parade ASEAN siap digelar sebagai rangkaian peringatan 50 tahun ASEAN. Arak-arakan rencananya akan dimulai pada pukul 07.00 WIB dengan rute tempuh sejauh 2,2 kilometer.
“Saat ini masih banyak masyarakat yang belum memahami budaya-budaya ASEAN dan belum mengetahui konsep masyarakat komunitas ASEAN,” kata Arrmanatha.
Direktur Jenderal Kerja Sama ASEAN Kemenlu, Jose Antonio Morato Tavares menambahkan, tak hanya untuk menyambut ulang tahun emas ASEAN, parade yang akan digelar ini menjadi salah satu cara untuk mengenalkan Jakarta sebagai Ibu Kota diplomasi Asia Tenggara kepada dunia.
“Parade ini akan diikuti oleh negara-negara anggota ASEAN dan didukung oleh pemerintah provinsi DKI Jakarta, Kementerian BUMN, Kementerian Komunikasi dan Informatika, serta Badan Ekonomi Kreatif,” ujarnya.
Selain menjadi ajang pamer budaya, di dalam parade juga akan digelar sesi kisah sukses perusahaan Indonesia yang berhasil melebarkan sayap di negara-negara ASEAN. “Ada sekitar 720 perusahaan yang nanti akan berbagi cerita tentang kesuksesan mereka,” kata Jose.
Jose juga menegaskan, momen parade budaya ini menjadi agenda penting untuk Indonesia. Mengingat Indonesia merupakan salah satu negara pendiri sekaligus tempat bermarkasnya sekretariat ASEAN.