Islamuddin Sajid
ISLAMABAD, Pakistan
Pada Selasa, Pakistan menuduh India menewaskan setidaknya dua perempuan dan melukai enam orang lainnya dalam serangan tak beralasan di wilayah perbatasan Garis Kontrol (Line of Control - LoC) wilayah Kashmir yang menjadi sengketa kedua negara itu.
Menurut militer Pakistan, pasukan perbatasan India menyerang dengan senjata berat dan senapan otomatis di lembah Leepa dekat LoC dan menargetkan penduduk di desa-desa setempat.
Militer Pakistan menanggapi insiden itu dengan menghancurkan empat pos perbatasan pasukan India, menurut juru bicara militer.
Pelanggaran gencatan senjata ini terjadi di tengah kunjungan Menteri Luar Negeri AS Rex Tillerson di Islamabad. Dia kemudian berangkat ke India pada Selasa petang.
Pakistan dan India menandatangani kesepakatan gencatan senjata pada 2003, namun sering melanggarnya dan kerap terlibat baku tembak di area perbatasan.
Kashmir, wilayah Himalaya dengan mayoritas penduduk Muslim, terbagi menjadi area yang diduduki India dan Pakistan, serta sebagian kecil diduduki Tiongkok.
India dan Pakistan telah berperang 3 kali – pada 1948, 1965 dan 1971 – sejak berpisah pada 1947, dua pertempuran itu terkait Kashmir. Kelompok pemberontak di Jammu dan Kashmir terus berjuang untuk kemerdekaan dari kuasa India, atau untuk bergabung dengan Pakistan.
Lebih dari 70.000 orang telah tewas dalam konflik itu sejak 1989. India menempatkan lebih dari setengah juta tentara di area yang disengketakan itu.
news_share_descriptionsubscription_contact

