Muhammad Nazarudin Latief
02 Oktober 2018•Update: 02 Oktober 2018
Muhammad Latief
JAKARTA
Pemerintah terus berusaha memastikan ketersediaan pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM), listrik dan air bersih pada korban gempa dan tsunami di Palu dan Dongala, Sulawesi Tengah, ujar Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Archandra Tahar.
Menurut Archandra, pihaknya sudah menugaskan tim cepat tanggap yang sebelumnya berada di Lombok untuk memulihkan fasilitas yang terkait dengan sektor ESDM seperti listrik, BBM dan geologi.
"Pertamina telah memasok BBM di wilayah terdampak melalui jalur darat, laut dan udara menggunakan pesawat dan hari ini mereka sudah memasuki lokasi bencana untuk memasok BBM sesuai kebutuhan," tambah Arcandra di Jakarta, Selasa.
Tim PLN sudah mulai bergerak untuk melakukan perbaikan-perbaikan serta mempercepat pemulihan pasokan listrik di lokasi bencana. Tim Badan Geologi juga sudah mengirimkan tim untuk membantu penyediaan sarana air bersih bagi masyarakat.
General Manager Marketing Operation Region III PT Pertamina Erry Widiastono mengatakan pihaknya sudah mengirim sarana distribusi BBM dan avtur ke Sulawesi. Bantuan tersebut terdiri dari 12 mobil tangki BBM, satu mobil tangki avtur dan 26 orang awak mobil tangki.
“Dilepas di Selasa ini di Terminal BBM Plumpang, Jakarta dan akan dikirim dengan menggunakan kapal,” ujar Erry.
Tangki yang diberangkatkan ini berasal dari beberapa Terminal BBM yang ada di wilayah MOR III yaitu Jakarta, Banten dan Jawa Barat. Tangki itu akan dikirim ke Makassar dan Pare-Pare menggantikan mobil tangki disana yang sudah dikirim membantu Sulawesi Tengah.
Pertamina juga mengirimkan 4 unit mobil tangki kapasitas 5 kiloliter dengan tujuan Palu. Selain itu perlengkapan distribusi yaitu 22 dus pompa engkol, 2 box nozzle dan 20 pcs selang BBM.
“Penyaluran BBM di Sulawesi akan semakin lancar,” ujar dia.