Erric Permana
29 Januari 2019•Update: 30 Januari 2019
Erric Permana
JAKARTA
Pemerintah mengaku masih akan mempelajari wacana mengizinkan kendaraan bermotor roda dua masuk jalan tol atau jalan bebas hambatan.
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengaku akan mempelajari sisi regulasi di dalam negeri serta luar negeri.
"Tentang wacana motor masuk tol, memang kita harus berhati-hati ya," ujar Budi Karya di Istana Kepresidenan, Jakarta pada Selasa.
Dia mengakui adanya risiko jika kendaraan roda dua boleh melintasi jalan tol. Dia mencontohkan kecelakaan paling banyak saat ini dialami oleh kendaraan roda dua.
"Ada satu fakta bahwa motor itu risiko. Risiko berkaitan dengan keselamatan. Sekarang ini 70 persen kecelakaan itu karena motor. Jadi memang motor itu kita harus hati-hati melakukannya," kata dia.
Budi juga menyatakan bahwa jumlah jalan tol di Indonesia sangat terbatas tidak sebanding dengan jumlah kendaraan roda dua yang ada.
Dia juga mengaku saat ini kebijakan untuk mengizinkan kendaraan roda dua masuk jalan tol belum mendesak untuk diberlakukan.
"Kalau menurut saya belum urgent, karena kita juga harus menimbang antara kebaikan dan masalahnya sendiri," tambah dia.