Shenny Fierdha Chumaira
17 Mei 2018•Update: 18 Mei 2018
Shenny Fierdha
JAKARTA
Polisi menangkap seorang terduga teroris di Tarakan, Kalimantan Utara, pada Kamis dini hari menyusul beredarnya video rencana aksi teror oleh seorang terduga teroris.
Terduga teroris berinisial AS (22) itu merupakan seorang santri di sebuah pesantren di Jawa Timur namun sedang kembali ke kampung halamannya karena sedang sakit tipus.
Dia tinggal di sebuah kontrakan di daerah Nunukan.
"Malam tadi [Kamis dini hari], tim Detasemen Khusus 88 Anti-teror membawa pelaku atau terduga pria yang ada dalam video tersebut. Lalu kami interogasi," terang Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Kalimantan Utara Ajun Komisaris Besar Yudhistira Midyahwan saat dikonfirmasi, Kamis.
Pada Kamis pagi, lanjut dia, polisi menggeledah kontrakan AS dan menyita sejumlah barang yang muncul dalam video seperti bendera hitam dengan tulisan Arab berwarna putih, buku, karpet, dan telepon genggam.
Polisi juga meminta keterangan kepada ibu kandung AS dan tetangganya untuk mengetahui keseharian terduga.
Namun, polisi belum bisa memastikan apakah dia terkait kelompok teroris tertentu atau tidak.
"Sedang didalami oleh tim Detasemen Khusus 88 Anti-teror mengenai apakah dia terkait jaringan tertentu, apakah dia terkait pelaku lain," jelas Yudhistira.
Sejak pekan lalu, sejumlah daerah di Indonesia seperti Jawa Timur, Riau, dan Jawa Barat digegerkan oleh serangkaian aksi terorisme yang telah menewaskan puluhan orang baik dari pihak kepolisian maupun dari pihak sipil.