Hayati Nupus
24 Januari 2018•Update: 24 Januari 2018
Hayati Nupus
JAKARTA
Sebanyak 1.156 rumah di Lebak, Banten, rusak setelah gempa bumi berkekuatan 6,1 skala richter mengguncang Samudera Hindia pada Selasa siang kemarin.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Banten Sumawijaya, Rabu, mengatakan sebagian besar rumah itu mengalami rusak ringan.
“Jumlah rumah rusak parah sekitar 100an,” ujar Sumawijaya kepada Anadolu Agency.
Sumawijaya menengarai banyaknya rumah yang rusak akibat gempa itu sebagian besar karena kondisi bangunan yang sudah berusia tua.
Gempa, ujar Sumawijaya, juga merusak sejumlah fasilitas umum seperti masjid, sekolah dan kantor kecamatan.
Sejumlah bantuan, kata Sumawijaya, sudah diberikan sejak kemarin. Saat ini BPBD Banten masih terus mendata jumlah dan tingkat keparahan kerusakan.
Gempa berkekuatan 6,1 skala richter mengguncang Samudera Hindia Selasa pukul 13.34 WIB.
Kepala Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Daryono mengatakan pusat gempa berlokasi di Lebak, Banten, di 7.21 LS,105.91 BT, berjarak 81 kilometer sebelah barat daya Lebak di laut kedalaman 10 kilometer.