Aamir Latif
KARACHI, Pakistan
Seorang tersangka pengebom bunuh diri menyerang bus yang membawa staf Komisi Energi Atom Pakistan, membunuh tiga orang dan melukai puluhan lainnya di provinsi Punjab pada Kamis, kata pihak berwenang.
Menurut laporan awal, pengebom itu awalnya menembaki bus tersebut di distrik Attock, dan kemudian meledakkan dirinya sendiri.
Petugas Darurat Dr. Mohammad Ashfaq mengatakan kepada Dawn News, tersangka itu meledakkan dirinya setelah supir bus, yang juga tewas, dan karyawan lain mencoba menghentikannya.
Ashfaq mengatakan ada dua korban tewas dan 13 korban luka.
Namun, Ghulam Shabbir, seorang petugas rumah sakit distrik Attock, mengatakan kepada Anadolu Agency terdapat tiga mayat yang dibawa ke rumah sakit sementara 13 lainnya terluka, termasuk tiga dalam keadaan kritis.
Ini adalah serangan bom teror pertama dalam beberapa bulan terakhir di Punjab, provinsi terbesar di Pakistan.
Pada Agustus 2015, Menteri Punjab Shuja Khanzada tewas bersama 16 orang lainnya dalam ledakan bunuh diri di kediamannya di Attock.
Menurut data Kementerian Dalam Negeri, telah terjadi penurunan 70 persen dalam insiden terorisme sejak 2014, termasuk pengeboman bunuh diri, setelah serangkaian serangan militer terhadap kelompok Taliban Pakistan dan afiliasinya di wilayah adat dekat perbatasan Afghanistan.
Lebih dari 5.000 tersangka militan dan lebih dari 700 personel keamanan tewas dalam bentrokan, serangan udara, dan ledakan ranjau darat selama periode ini.
news_share_descriptionsubscription_contact
