Rhany Chairunissa Rufinaldo
15 Agustus 2018•Update: 15 Agustus 2018
Gokhan Ergocun
ANKARA
Turki akan terus mengambil langkah untuk melindungi nilai lira dalam perdagangan internasional, Menteri Keuangan Berat Albayrak mengatakan pada hari Selasa.
Berbicara di sebuah simposium di ibukota Ankara, Albayrak mengatakan, "Dolar AS telah berubah menjadi alat untuk hukuman diplomatik. Dolar AS telah kehilangan kredibilitasnya."
Sang menteri mengatakan Turki akan mengambil langkah-langkah sehubungan dengan pasar bebas untuk mengurangi risiko mata uang perusahaan.
"Kami akan mengidentifikasi perusahaan yang terpengaruh oleh peningkatan mata uang asing dan kami akan terus membuat mereka merasa nyaman," tambahnya.
Dia juga mengatakan reformasi yang nyata dan efektif akan menjadi bagian paling penting dari kebijakan ekonomi Turki di periode mendatang.
Badan Pengaturan dan Pengawasan Perbankan (BDDK) dan Bank Sentral mengambil semua langkah yang diperlukan untuk mengurangi ketegangan di pasar, Albayrak menggarisbawahi.
"Seperti semua pemangku kepentingan, kami akan mengambil segala langkah yang diperlukan untuk memperkuat struktur sektor perbankan kami," katanya.
Dia menekankan bahwa penggunaan lira dalam perdagangan akan diberlakukan di seluruh negeri.
"Kami melindungi lira kami. Pada hari-hari mendatang, kami akan melihat lira yang lebih kuat," katanya.
Dia mencatat bahwa sejumlah negara, terutama dari Eropa, mendukung Turki melawan tarif tambahan AS.
Presiden AS Donald Trump pekan lalu menambah serangannya terhadap Turki dengan meningkatkan tarif AS pada impor aluminium dan baja Turki.