Chandni Vasandani
17 Agustus 2017•Update: 17 Agustus 2017
Ahmet Sait Akcay
ANKARA
Turki meminta Jerman selidiki laporan media yang mengatakan seorang tersangka kunci percobaan kudeta tahun lalu tinggal di Jerman, kata Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu pada Rabu.
Adil Oksuz dikatakan menjadi pemimpin sipil dari kelompok angkatan udara yang mengikuti gerakan Organisasi Teroris Fetullah (FETO), yang dituduh Ankara sebagai dalang kudeta.
“Beberapa laporan baru-baru ini menyinggung adanya buron FETO Adil Oksuz di Jerman dan bahkan lokasinya,” kata Cavusoglu kepada media pemerintah TRT.
“Kami dari Kementerian Luar Negeri mengirimkan surat diplomatik ke Jerman.”
Dia mengatakan Turki telah meminta Berlin menahan dan mengekstradisi Oksuz bila benar ditemukan di Jerman.
Pekan lalu, media-media Turki mengklaim Oksuz terlihat di kota Frankfurt dan Ulm pada Februari oleh warga Turki setempat.
Media cetak Yeni Safak melaporkan dia mendaftar suaka di negara bagian Baden-Wurttemberg di Jerman.
Dosen teologi itu diduga menjadi “ulama” anggota FETO di angkatan udara dan menjadi penghubung utama antara pemimpin FETO Fetullah Gulen di AS dan komplotan kudeta di Turki.
Oksuz dan Gulen keduanya diadili secara in absentia dalam kasus dengan 486 terdakwa yang dituduh membantu merencanakan kudeta dari pangkalan udara Akinsi dekat Ankara.
Oksuz dan seorang terdakwa lain, pebisnis Kemal Batmaz, diduga tertangkap kamera ketika kembali ke Istanbul dari AS 2 hari sebelum percobaan kudeta. Pihak berwenang mengatakan mereka mengunjungi Gulen di Pennsylvania untuk merundingkan rencana.
Kedua pria itu ditahan dekat Akinci pada 16 Juli namun Oksuz dibebaskan dan kemudian hilang.