Astudestra Ajengrastrı
15 Mei 2018•Update: 15 Mei 2018
Astudestra Ajengrastri
JAKARTA
Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri menangkap empat terduga teroris di beberapa tempat di Jawa Timur, menurut Kepala Bidang Humas Polda Jawa Timur Kobes Pol Frans Barung Mangera, Selasa.
Dua terduga teroris yang ditangkap di sebuah rumah kontrakan di Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, merupakan pasangan suami istri.
Dengan sembilan terduga teroris yang kemarin sudah ditangkap, kata Frans, kini total terduga teroris yang sudah diringkus polisi di daerah Surabaya dan sekitarnya berjumlah 13 orang.
“Itu yang sudah ditangkap hidup, di luar mereka yang sudah ditembak mati,” kata Frans.
Dalam kesempatan yang sama, Frans juga menginformasikan bahwa hingga pukul 14.00 WIB hari ini, belum ada satu pun keluarga teroris yang datang ke RS Bhayangkara untuk mengenali atau mengambil jenazah keluarganya.
Polisi mengimbau kepada keluarga untuk datang sehingga dapat dilakukan pencocokan data post-mortem dan ante-mortem.
Setidaknya 28 orang meninggal saat bom bunuh diri dari simpatisan teroris meledak di Surabaya dan Sidoarjo, Jawa Timur, sepanjang Minggu-Senin.
Sebanyak 13 orang merupakan warga sipil dan petugas polisi, sementara sisanya adalah para terduga teroris.
Hingga Selasa, ada 33 korban luka-luka yang masih menerima perawatan di beberapa rumah sakit.