Erric Permana
18 Maret 2019•Update: 19 Maret 2019
Erric Permana
JAKARTA
Indonesia mencatat ada sekitar delapan turis Malaysia yang menjadi korban dalam bencana gempa bumi di Lombok, Nusa Tenggara Barat pada Minggu.
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Arrmanatha Nasir mengatakan dari 8 warga negara Malaysia yang menjadi korban, 2 orang di antaranya meninggal dunia dan 6 orang lainnya mengalami luka dan masih dalam perawatan.
"Tentunya kita telah berkoordinasi dengan kedubes Malaysia di Jakarta mengenai perkembangan dan menyampaikan belasungkawa," kata Arrmanatha di kantornya pada Senin.
Arrmanatha mengatakan Indonesia saat ini terus melakukan koordinasi dengan Malaysia untuk memfasilitasi 6 orang turis Malaysia untuk kembali ke negaranya.
Gempa berkekuatan M 5,4 mengguncang Lombok TImur pada Minggu pukul 14.07 WIB.
Menurut Juru Bicara Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) gempa tersebut terjadi selama 2-5 detik.
Pusat gempa berada di darat kedalaman 19 kilometer, 20 kilometer arah utara Kota Selong, Lombok Timur.
Gempa berikutnya terjadi dua menit kemudian, pada pukul 14.09 WIB dengan kekuatan M 5,1.
Badan Metereologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengatakan ini merupakan gempa bumi dangkal akibat aktivitas turunnya sesar lokal di sekitar Gunung Rinjani.