Umar Idris,Hayati Nupus
08 April 2020•Update: 13 April 2020
JAKARTA
Pengurus Dewan Masjid Indonesia (DMI) mengajak para pengurus masjid di Jakarta dan sekitarnya menggalang dana bagi khatib dan imam shalat Jumat.
Menurut pengurus DMI Jakarta, dana tersebut sangat dibutuhkan untuk membantu para khatib yang saat ini kehilangan pendapatan.
Daud Poliradja, Ketua Majelis Ekonomi Syariah DMI DKI Jakarta, mengatakan telah mendengar keluhan sejumlah khatib yang disampaikan kepada Dewan Masjid Indonesia (DMI) cabang Jakarta.
"Kami sudah rapatkan dengan Baznas, dan sedang menghitung kebutuhannya," kata Daud Poliradja, saat dihubungi Anadolu Agency, pada Rabu.
Rencananya, DMI Jakarta dan donatur akan membantu para khatib sebesar Rp500.000 per orang per minggu, dengan durasi selama 3 minggu. Total bantuan yang dibutuhkan sebesar Rp4,5 miliar, dengan asumsi jumlah khatib sebanyak 3.000 orang.
Selain dengan Baznas, dana tersebut diharapkan dapat ditutupi dengan swadaya dari masyarakat bersama pengurus masjid setempat.
Menurut Daud, pada bulan Ramadhan, pendapatan para khatib akan semakin berkurang karena kegiatan yang melibatkan jemaah ditiadakan, sehingga bantuan untuk para khatib sangat dibutuhkan.