Errıc Permana
30 Desember 2019•Update: 31 Desember 2019
JAKARTA
Pemerintah berencana membuat sistem jaringan komunikasi sendiri yang antisadap.
Sistem yang disebut Jaringan Aman Mandiri (JAM) ini akan segera digunakan kementerian dan lembaga strategis Indonesia.
JAM dibahas dalam pertemuan antara Menteri Koordinator Politik dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud Md dan Menkominfo Johnny G Plate pada Senin.
Mahfud MD mengatakan sistem jaringan yang digunakan selama ini merupakan jaringan komersial yang bisa terkena sadap dan operasi intelijen negara lain.
Dia menambahkan JAM sudah dimiliki oleh militer RI dan polisi dan pemerintah ingin juga memiliki jaringan serupa agar komunikasi yang berjalan bisa aman dan dikontrol sendiri.
Menurut Mahfud, semua pihak setuju untuk menggunakan sistem JAM itu.
Sementara Menkominfo Johnny G Plate mengatakan pemerintah ingin membangun jaringan sendiri untuk keperluan taktikal dan operasional.
Namun pembuatan sistem JAM tersebut membutuhkan waktu karena melalui uji penelitian dan koordinasi dengan semua kementerian lembaga.
"Karena ini ada dua [hal], yang satu terkait dengan pertahanan dan keamanan, security dan yang satu terkait pelayanan pemerintahan dan operasional," kata Johnny.