Nicky Aulia Widadio
02 Juli 2020•Update: 02 Juli 2020
JAKARTA
Indonesia mengumumkan 1.385 kasus baru Covid-19 pada Rabu, sehingga total kasus seluruhnya menjadi 57.770 orang, tertinggi di Asia Tenggara.
Penambahan kasus hari ini termasuk yang tertinggi, setelah pada 27 Juni 2020 Indonesia juga melaporkan penambahan 1.385 kasus.
Juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19 Achmad Yurianto mengatakan kasus sembuh bertambah 789 orang dalam 24 jam terakhir, sehingga total pasien sembuh menjadi 25.595 orang.
“Angka kesembuhan nasional kita 43,2 persen, lebih rendah dibandingkan angka global yakni 54,23 persen,” kata Yurianto dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu.
Indonesia juga melaporkan 58 kasus kematian akibat Covid-19 dalam 24 jam terakhir, sehingga total pasien meninggal menjadi 2.934 orang.
“Data (kematian) adalah 5,09 persen dari total kasus positif. Data global itu 5,28 persen. Artinya kita masih berada di rata-rata dunia,” lanjut dia.
Pemerintah mencatat penambahan kasus tertinggi dalam 24 jam terakhir terjadi di DKI Jakarta (217 kasus baru), Jawa Timur (185 kasus baru), Jawa Tengah (173 kasus baru), Maluku Utara (147 kasus baru) dan Sulawesi Selatan (130 kasus baru).
Kasus-kasus baru itu didapatkan dari pemeriksaan terhadap 21.738 spesimen dalam 24 jam terakhir.
Sejauh ini, Indonesia telah memeriksa total 825.636 sampel spesimen sejak kasus pertama ditemukan pada 2 Maret 2020.
13.296 Orang berstatus sebagai pasien dalam pengawasan (PDP) dan 45.192 orang dalam pemantauan (ODP).
Lima provinsi tidak melaporkan kasus baru Covid-19 dalam 24 jam terakhir yakni Jambi, Kalimantan Utara, Sulawesi Tengah, Nusa Tenggara Timur dan Gorontalo.
Indonesia sejauh ini masih menjadi negara dengan kasus Covid-19 tertinggi di Asia Tenggara dengan jumlah kasus aktif sebanyak 29.241 pasien.