Erric Permana
02 Oktober 2019•Update: 03 Oktober 2019
JAKARTA
Presiden Joko Widodo menginginkan batik menjadi duta budaya Indonesia.
Jokowi -- sapaan Presiden Joko Widodo -- ingin agar semua pihak untuk memperkenalkan batik kepada masyarakat internasional dalam tiap kesempatan.
"Melalui peringatan Hari Batik Nasional kali ini, kita meneguhkan kembali komitmen terhadap batik Indonesia, komitmen untuk membentuk generasi muda Indonesia yang melestarikan batik," kata Presiden
Presiden mengatakan dibutuhkan kerja keras seluruh pihak untuk melestarikan batik.
Presiden mengapresiasi adanya pelajaran soal batik diberikan dalam muatan lokal di sejumlah sekolah.
"Saya kira tiga kali seminggu diajarkan di sekolah sudah lebih dari cukup, asal komitmen itu kita pegang terus sehingga komitmen untuk menjaga pengakuan UNESCO yang menetapkan batik menjadi warisan kemanusiaan untuk budaya lisan dan nonbendawi betul-betul terus bisa kita pegang," ujar dia,
Pada hari ini, Rabu 2 Oktober 2019, Indonesia merayakan Hari Batik Nasional.
Hari Batik Nasional ini untuk merayakan batik sebagai salah satu warisan kebudayaan dunia yang ditetapkan oleh Organisasi Pendidikan dan Kebudayaan PBB (Unesco) pada 2 Oktober 2009 lalu.