Iqbal Musyaffa
16 November 2017•Update: 17 November 2017
Iqbal Musyaffa
JAKARTA
Hingga sore hari arus lalu lintas jalan tol Jakarta-Cikampek arah Cikampek masih mengalami kemacetan parah akibat kecelakaan crane pengangkut Variable Message Sign (VMS) pada pagi hari tadi.
Lokasi crane tersebut berada di bahu jalan dan sebagian lajur satu di Km 15 tol Jakarta-Cikampek arah Cikampek.
Untuk mengurai kondisi lalu lintas yang padat, PT Jasa Marga memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa lawan arus (contra flow) di Km 14 hingga 21 arah Cikampek.
Hal tersebut disampaikan oleh Assistant Vice President Corporate Communication PT Jasa Marga (Persero) Tbk Dwimawan Heru, Kamis.
Sebagai antisipasi, Heru menghimbau para pengguna jalan “agar menggunakan jalur alternatif untuk menghindari kepadatan.”
Bagi pengguna jalan dari arah Tol Dalam Kota dapat keluar di gerbang tol Pancoran untuk melintasi arteri Cawang-Kalimalang-Bekasi Barat hingga Bekasi Timur. Pengguna jalan dapat kembali masuk ke Jalan Tol Jakarta Cikampek melalui Gerbang Tol (GT) Bekasi Timur.
Kemudian pengguna jalan dari arah Jalan Tol JORR TMII arah Cikampek, bisa keluar di Jatiasih untuk melintasi arteri Jatiasih-Pekayon-Bekasi Barat hingga Bekasi Timur. Pengguna jalan dapat kembali masuk ke Jalan Tol Jakarta Cikampek melalui GT Bekasi Timur.
Selanjutnya pengendara dari arah Jalan Tol JORR Akses Tanjung Priok (ATP) arah Cikampek, diharapkan keluar di Kranji/Kalimalang untuk melintasi arteri Kalimalang-Bekasi Barat hingga Bekasi Timur.
Pengguna jalan dapat kembali masuk ke Jalan Tol Jakarta Cikampek melalui GT Bekasi Timur.“Jasa Marga meminta maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan,” tegas dia.
Heru mengatakan saat ini terus melakukan koordinasi dengan berbagai pihak untuk mengatasi dampak kepadatan di lokasi kejadian.