Nicky Aulia Widadio
11 November 2019•Update: 11 November 2019
JAKARTA
Komisi 1 bidang pertahanan DPR RI menggelar rapat kerja perdana dengan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto pada Senin, 11 September 2019.
Ketua Komisi 1 DPR Meutya Hafid mengatakan rapat ini akan membahas kebijakan umum pemerintah di bidang pertahanan sesuai visi Presiden Joko Widodo dalam lima tahun ke depan.
Salah satunya, menurut Meutya, terkait modernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista). Selain itu, juga terkait keinginan pemerintah untuk lebih berpihak pada industri pertahanan nasional.
“Kita ingin dengarkan sikap menteri pertahanan terkait apa yang akan dilakukan untuk meningkatkan kekuatan TNI kita,” kata Meutya di Jakarta, Senin.
Komisi 1 juga akan membahas rencana Kemhan terkait pemanfaatan anggaran sebesar Rp131,2 triliun.
Anggaran pertahanan merupakan yang terbesar dalam Anggaran Pendapatan Belanja Nasional (APBN) 2020.
Selain itu, Komisi 1 dan Kemhan juga akan membahas isu pertahanan terkini seperti Papua.
“Bagaimana kita menjaga kondusifitas bersama untuk Papua, itu mungkin yang akan mengemuka dalam rapat,” kata Meutya.