Nicky Aulia Widadio
04 Juni 2021•Update: 06 Juni 2021
JAKARTA
Satuan Tugas Nemangkawi mengatakan lima orang warga tewas ditembak, diduga dilakukan oleh kelompok bersenjata Papua di Kampung Eromaga, Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak.
Juru bicara Satgas Nemangkawi Komisaris Besar Iqbal Al-Qudusy mengatakan korban tewas merupakan kepala desa bernama Petianus Kogoya bersama empat anggota keluarganya.
“Mereka dinyatakan meninggal dunia akibat serangan KKB (kelompok kriminal bersenjata) tersebut,” kata Iqbal melalui keterangan tertulis kepada Anadolu Agency, Jumat.
Korban tewas masih belum bisa dievakuasi hingga Jumat siang lantaran masih terjadi kontak tembak antara Satgas Nemangkawi dengan kelompok bersenjata.
Iqbal menuturkan warga dari Kampung Eromaga mengungsi karena khawatir dengan kejadian tersebut.
Polri dan TNI juga masih mengejar pelaku penembakan tersebut.
Sebelumnya, seorang warga yang merupakan pekerja bangunan juga tewas ditembak di Kampung Eromaga, Kamis.
Korban bernama Habel Halenti, 30, yang tewas akibat luka tembak di bagian belakang leher sebelah kanan.
Menurut keterangan polisi, peristiwa ini bermula ketika Habel dan dua orang rekannya dicegat oleh dua orang anggota kelompok bersenjata.
Korban sempat meminta ampun, namun ditembak oleh pelaku. Sementara itu, rekan dari korban yang bernama Muhammad Alif dapat melarikan diri menggunakan mobil ke Polsek Ilaga untuk melaporkan kejadian tersebut.
Selain itu, kelompok bersenjata juga diduga membakar menara pemantau lalu lintas udara di Bandara Ilaga, perumahan perhubungan udara, serta satu kios milik warga pada Kamis sore.