Nicky Aulia Widadio
14 November 2019•Update: 15 November 2019
JAKARTA
Presiden Joko Widodo menginstruksikan rencana pembangunan dalam empat tahun ke depan disusun dengan target yang jelas dan terukur.
Hal itu dia sampaikan ketika memimpin sidang kabinet membahas Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024 di Istana Kepresidenan pada Kamis.
“Program yang termuat dalam dokumen harus jelas arahnya, dampaknya, target terukur dengan memperhitungkan berbagai konteks termasuk ketidakpastian ekonomi global,” kata Jokowi, sapaan akrab presiden.
Presiden juga meminta agar rencana pembangunan disusun berdasarkan peta jalan yang realistis.
“Jangan abstrak, jangan normatif,” ujar dia.
Selain itu, presiden mengingatkan agar tidak ada visi-misi menteri dalam rencana pembangunan dan setiap kementerian harus memastikan eksekusi program tepat sasaran.
“Menteri harus perkuat eksekusi. Kita sering sekali kaya perencanaan, miskin eksekusi. Delivery harus jadi tekanan dalam RPJMN 2020,” tutur Jokowi.