Nicky Aulia Widadio
28 Februari 2020•Update: 28 Februari 2020
JAKARTA
Kementerian Agama RI mengatakan 2.579 jemaah umrah asal Indonesia yang masih diizinkan masuk ke Makkah dan Madinah, Arab Saudi pada Kamis.
Jemaah umrah tersebut tiba di Saudi menggunakan tujuh penerbangan dari Indonesia pada Kamis. Empat di antaranya mendarat di Jeddah dan tiga lainnya mendarat di Madinah.
Penerbangan tersebut yakni Saudia Airlines, Lion Air, dan Garuda Indonesia.
Konsul Haji KJRI Jeddah Endang Jumali mengatakan bahwa mereka telah melalui proses imigrasi dan diizinkan ke Makkah untuk umrah dan ke Madinah untuk ziarah.
"Sampai dengan Kamis malam, sudah ada tujuh penerbangan yang mendarat di Saudi," kata Endang melalui siaran pers, Jumat pagi.
Endang mengatakan sudah tidak ada jadwal kedatangan jemaah umrah Indonesia di Jeddah.
Kementerian Perhubungan mengatakan terdapat 700 calon jemaah umrah yang tidak bisa berangkat dan tertahan di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang pada Kamis.
Sementara itu, ribuan jemaah umrah lainnya juga diperkirakan batal berangkat.
Penyebabnya adalah kebijakan Pemerintah Saudi menghentikan sementara kunjungan umrah dari berbagai negara, termasuk Indonesia, untuk mencegah penyebaran Coronavirus Desease 2019 (Covid-19).