Erric Permana
06 November 2020•Update: 09 November 2020
JAKARTA
Pangkalan TNI Angkatan Laut Palembang (Danlanal PLG) Lantamal III berhasil menangkap kapal kayu diduga memuat kain tekstil mencapai lebih dari 1.000 gulung tanpa dokumen.
Komandan Pangkalan TNI AL Palembang (Danlanal PLG) Lantamal III Kolonel Laut (P) Filda Malari CTMP kapal itu ditangkap di Perairan Ambang luar Kampung Laut, Kabupaten Tanjung Jabung Timur Provinsi Jambi pada Rabu dini hari.
Kronologis kejadian kata dia berawal dari informasi intelijen terkait adanya area rawan penyelundupan.
"Dari info penyelundupan kemudian tim melaksanakan patroli rutin di wilayah kerja Lanal PLG. Sekitar pukul 21.00 WIB tim mendeteksi ada satu kapal kayu KM Tiya-I GT 34, yang mencurigakan dan berusaha kabur setelah melihat kapal patroli TNI AL/Patkamla I-3-60,” ujar Filda.
Tim kata dia melakukan pengejaran hingga pukul 02.30 WIB dan berhasil menghentikan KM Tiya.
"Selanjutnya dilaksanakan pemeriksaan terhadap orang, dokumen kapal dan barang yang terlihat gelagat mencurigakan,” jelas dia.
Dia mengatakan bahan tekstil tersebut diduga merupakan barang selundupan.
"Pukul 04.30 WIB kapal beserta barang bukti dikawal untuk pemeriksaan lebih lanjut ke Dermaga Posmat Muara Sabak, serta diadakan pengamanan dan pengawasan oleh anggota Posmat Muara Sabak dan Patkamla I-3-60/ Sungai Musi," pungkas dia.