Hayati Nupus
05 April 2018•Update: 05 April 2018
Hayati Nupus
JAKARTA
Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto mengatakan sebagai negara berpenduduk muslim terbesar di dunia, masyarakat Indonesia menggunakan pemahaman Islam sebagai basis perjuangan.
“Salah satunya lewat hadis Rasulullah yang menyebutkan umat Islam memiliki kewajiban untuk menciptakan hari ini lebih baik dari hari kemarin,” pesan Wiranto, dalam seminar Keamanan dan Keselamatan Laut dalam Mewujudkan Poros Maritim Dunia, Kamis, di Jakarta.
Pemahaman Islam itu, kata Wiranto, salah satunya mengajarkan soal kerukunan. Indonesia terdiri dari berbagai suku bangsa dan agama, kerukunannya terpelihara karena sikap menghormati keberagaman.
Wiranto menuturkan, saat Afghanistan berkunjung ke istana Bogor beberapa waktu lalu, mereka bertanya bagaimana triknya sehingga Indonesia yang memiliki beragam suku bangsa tetap aman dan bersatu. Sedang Afghanistan yang hanya memiliki tujuh suku dilanda perang selama puluhan tahun.
Resep Indonesia yang memiliki 714 suku, kata Wiranto menirukan ucapan Presiden RI Joko Widodo waktu itu, adalah kerukunan. Dengan semboyan Bhinneka Tunggal Ika.
“Mereka ingin belajar bagaimana membina kerukunan dari kita, jadi kita perlu melestarikan itu,” ujar Wiranto.