Maria Elisa Hospita
02 Juni 2020•Update: 02 Juni 2020
Can Erozden
ANKARA
Pesepak bola dari klub Liverpool menggelar aksi protes terhadap pembunuhan George Floyd pada Senin.
Mereka menyuarakan protesnya dengan berlutut di lapangan stadion mereka.
"Persatuan adalah kekuatan. #BlackLivesMatter!" cuit klub Liga Premier Inggris di Twitter.
Dalam cuitan itu, mereka membagikan foto ketika para pemain - termasuk pesepak bola Belanda, Virgil van Dijk - berlutut di Anfield.
George Floyd, 46, seorang pria kulit hitam asal Minneapolis, Amerika Serikat, ditangkap polisi Senin pekan lalu, saat dia diduga menggunakan uang palsu untuk membayar di sebuah toko.
Rekaman video yang beredar di Facebook menunjukkan dia diborgol dan tak menunjukkan perlawanan apa pun.
Namun, polisi mengklaim Floyd berontak. Salah satu polisi, Derek Chauvin, tampak menduduki leher Floyd selama hampir sembilan menit.
Kata-kata terakhir Floyd adalah "Saya tidak bisa bernapas" yang kemudian menjadi slogan unjuk rasa.
Kematian Floyd telah memicu aksi protes di seluruh AS sejak Selasa pekan lalu.