Fatih Erel
06 Desember 2017•Update: 07 Desember 2017
Fatih Erel
JENEWA
Rusia dilarang berpartisipasi dalam Olimpiade Musim Dingin tahun depan di Korea Selatan karena banyaknya atlet mereka yang terlibat kasus doping, menurut pengumuman resmi pada Selasa.
Komite Olimpiade Internasional (IOC) melarang atlet-atlet Rusia ikut serta turnamen di Pyeongchang, namun para atlet yang terbukti bersih dari obat-obatan diperbolehkan berkompetisi tanpa mewakili negara mereka.
Setelah pertemuan Komite Eksekutif di Lausanne, Swiss, IOC mengatakan atlet-atlet Rusia akan diundang ke kompetisi secara individu "dengan syarat-syarat ketat".
"Atlet-atlet yang diundang itu bisa berpatisipasi di kompetisi individu ataup dengan tim. Mereka akan bertanding sebagai 'Atlet Olimpiade dari Rusia'," kata IOC dalam pernyataannya.
Dikatakan pula, bendera dan lagu kebangsaan Rusia tidak akan dihadirkan dalam turnamen itu.
IOC juga melarang partisipasi Menteri Olahraga Rusia Vitaly Mutko dan wakilnya Yuri Nagornykh di semua turnamen Olimpiade yang akan datang.
Mereka juga memecat Presiden Komite Olimpiade Rusia Alexander Zhukov dari keanggotaannya di IOC.
Pada Olimpiade 2014 di Sochi, pihak Rusia merusak lebih dari 100 sampel urin untuk menutup-nutupi penggunaan steroid oleh atlet-atlet Rusia.