Pızaro Gozalı Idrus
17 Februari 2020•Update: 18 Februari 2020
Fatih Erel
ISTANBUL
Pemain depan Porto Moussa Marega berjalan keluar lapangan setelah mengalami pelecehan rasis dari para suporter dalam pertandingan melawan Vitoria Guimares pada Minggu malam.
Bintang Mali berusia 28 tahun sebelumnya mencetak gol kemenangan pada menit ke-60. Dia lalu merayakan gol dengan menunjukkan kulitnya.
Marega lalu meninggalkan lapangan pada menit ke-71 saat timnya menang 2-1 melawan Vitoria Guimaraes di Liga Portugal.
Saat keluar lapangan, Marega melampiaskan dua jempol ke bawah kepada kerumunan penonton.
Rekan satu timnya dan para pemain Vitoria Guimaraes mencoba membujuknya untuk tetap di lapangan.
Tetapi pelatih tetap memutuskan mengganti Marega pada menit ke-72.
Marega lalu melampiaskan kekecewaannya di Instagram.
"Kuharap aku tidak pernah melihat kalian lagi di lapangan sepakbola.Kalian memalukan!" katanya kepada para penggemar sepakbola rasis.
"Dan saya juga berterima kasih kepada wasit karena tidak membela saya dan memberi saya kartu kuning karena mempertahankan warna kulit saya," tambah dia.