Laith Joneidi
07 Juni 2018•Update: 07 Juni 2018
Laith Joneidi
AMMAN
Ratusan warga Yordania berunjuk rasa di Amman, Yordania, pada Rabu, untuk memprotes rancangan undang-undang pajak penghasilan, sekaligus menuntut pembubaran parlemen.
Unjuk rasa itu berlangsung bersamaan dengan aksi protes yang digelar oleh serikat dagang Yordania terhadap RUU itu.
Selama aksi, demonstran meneriakkan slogan-slogan untuk menuntut pembubaran parlemen dan membentuk pemerintah persatuan nasional.
Aksi protes terhadap kebijakan ekonomi pemerintah terus berlanjut meskipun Perdana Menteri Hani al-Mulki telah mengundurkan diri pada Senin, dan Raja Abdullah menunjuk Menteri Pendidikan Omar al-Razzaz untuk memimpin pemerintahan baru.
Dalam beberapa hari terakhir, Yordania telah didera aksi protes setelah pemerintah menyetujui RUU pajak yang baru.
Pemerintah baru-baru ini menaikkan harga listrik untuk kelima kalinya dalam tahun ini dan menaikkan harga BBM bersubsidi hingga 5,5 persen.