Pizaro Gozali İdrus
29 Agustus 2019•Update: 31 Agustus 2019
JAKARTA
Tokyo, Singapura, dan Osaka berada pada tiga teratas kota teraman di dunia berdasarkan survei The Economist pada 2019.
Sedangkan kota-kota besar di Eropa dan Amerika berada ber bawah-bawah tiga Asia tersebut, antara lain Amsterdam (4), Sydney (5), Toronto (6), Washington DC (7), Copenhagen/Seoul (8/9), dan Melbourne (10).
Sementara Istanbul (Turki) berada pada posisi 36 dan Jakarta (Indonesia) menduduki peringkat ke-53.
Hong Kong yang pada 2017 masuk dalam 9 kota aman dunia, kini telah terlempar digantikan Seoul dan Kopenhagen.
Dalam rilisnya pada Kamis, The Economist memberi peringkat 60 kota di dunia berdasarkan sepuluh indikator, yang delapan di antaranya terkait dengan ketahanan lingkungan.
Naka Kondo, editor senior The Economist Intelligence Unit, menyampaikan kota-kota Asia Pasifik memiliki kategori baik dalam keamanan kesehatan, keamanan infrastruktur, dan keamanan pribadi.
Sedangkan negara-negara di Amerika Utara umumnya memiliki keamanan lebih baik dalam keamanan digital.
Kondo mengatakan umat manusia saat ini adalah warga perkotaan, dengan lebih dari 56 persen tinggal di kota.
The Economist juga memprediksi 68 persen umat manusia akan tinggal di perkotaan pada 2050 yang menunjukkan percepatan mobilisasi urban.
Survey ini adalah yang ketiga kalinya diakukan The Economist sejak 2015.