Hayati Nupus
21 April 2019•Update: 22 April 2019
Hayati Nupus
JAKARTA
Korban tewas akibat ledakan di enam titik di ibu kota Sri Lanka, Kolombo, pada Minggu Paskah bertambah menjadi 99 orang, lansir media India News 88.
Jemaah misa Paskah menjadi target ledakan itu, ujar pejabat berwenang, seperti disebutkan oleh News 88.
Media lokal ColomboPage mengatakan keenam lokasi ledakan bom itu di antaranya adalah empat gereja Katolik, yaitu Gereja St. Anthony di Kochchikade, Gereja St. Anthony di Negombo, Gereja St. Sebestian di Katuwapitiya, Katana, dan Gereja Sion di Batticaloa.
Ledakan bom juga terjadi di Kingsbury, Shangri-La dan Cinnamon Grand Hotel yang tak jauh dari kediaman resmi Perdana Menteri Sri Lanka.
Keenam bom meledak bersamaan pada pukul 8.45 waktu setempat.
Korban tewas termasuk warga negara asing, dan ratusan lainnya terluka akibat bom tersebut.
Sumber di Rumah Sakit Nasional Kolombo mengatakan lebih dari 80 korban terluka telah dibawa ke rumah sakit tersebut dan memperoleh perawatan medis.
Polisi meminta agar masyarakat setempat menahan diri dan tidak mendatangi lokasi ledakan.
Polisi juga meminta agar masyarakat tetap tenang, tak percaya informasi hoaks dan tidak terpancing untuk melakukan kekerasan.