Ali Murat Alhas
04 Januari 2020•Update: 05 Januari 2020
Omer Faruk Yildiz
KUALA LUMPUR
Pemerintah Malaysia menyatakan keprihatinan, Sabtu, atas serangan udara AS di Bandara Baghdad yang menewaskan komandan pasukan elite Iran Quds Force Qasem Soleimani dan Abu Mahdi al-Muhandis, wakil presiden kelompok Hashd al-Shaabi.
"Malaysia sangat prihatin dengan situasi terakhir menyusul serangan udara AS di dekat Bandara Internasional Baghdad pada Jumat," kata Kementerian Luar Negeri dalam sebuah pernyataan resmi.
Pemerintah Malaysia mendesak semua pihak terkait untuk menghindari provokasi lebih lanjut dan mengurangi ketegangan dalam upaya untuk mencapai perdamaian dan stabilitas di wilayah tersebut.
AS mengonfirmasi bahwa mereka melakukan serangan udara yang menewaskan Soleimani dan al-Muhandis.
Pemerintah Iran bersumpah untuk membalas dendam kematian Soleimani, dan Presiden Hasan Rouhani mengatakan pembunuhan jenderal itu menggandakan tekad Iran untuk melawan hegemoni AS dan mempertahankan nilai-nilai Islam.
Soleimani adalah komandan senior Pasukan Quds Pengawal Revolusi Iran, yang dikategorikan sebagai kelompok teror oleh AS.
Kelompok ini diperkirakan memiliki 20.000 anggota.
* Ditulis oleh Ali Murat Alhas