JAKARTA
Kelompok masyarakat pecinta drone Malaysia meminta pemerintah membuat aturan lebih jelas dan memperluas kursus pelatihan bagi para pilot baru, lansir The Star pada Selasa.
Masyarakat Aktivis Drone Tanpa Awak Malaysia (Mudas) mengatakan ada kebutuhan mendesak untuk memperbarui undang-undang drone yang ada.
Mereka mendesak aturan tersebut memisahkan drone untuk keperluan komersil, akademik, dan rekreasi.
"Setiap area beroperasi dengan cara yang berbeda dan mudah-mudahan, akan ada aturan yang lebih rinci," kata Sekretaris Eksekutif Mudas William Alvisse.
Saat ini, drone semakin menjadi berita utama di berbagai negara akibat kelalaian pilot yang menerbangkannya di daerah terlarang seperti bandara dan dan tempat keramaian.
Juni lalu, AFP melaporkan pesawat tanpa awak terlihat di dekat Bandara Changi Singapura dua kali dalam sepekan yang memaksa Otoritas Penerbangan Sipil Singapura menunda dan mengalihkan penerbangan.
Desember lalu, seluruh penerbangan dari dan menuju Bandara Gatwick di London, Inggris, dihentikan usai otoritas bandara menerima laporan dua pesawat tanpa awak atau drone yang terbang.
Polisi Malaysia (PDRM) juga telah mulai mengerahkan senjata anti-drone yang mampu menghalau drone dengan jarak hingga 1 km.
Alvisse mengatakan Peraturan Penerbangan Sipil (CAR) 2016 sebagian besar berfokus pada jarak terbang yang aman - misalnya, seberapa tinggi drone dapat terbang atau seberapa dekat teknologi itu dapat terbang di keramaian- tetapi aturan ini perlu diperluas.
Beberapa aturan yang tercantum adalah zona larangan terbang untuk drone, termasuk bandara dan fasilitas pemerintah, izin sebelum terbang, dan aturan yang mengharuskan keluarnya persetujuan otoritas bagi drone di atas 20kg.
Mudas telah bekerja sama dengan Keterampilan dan Standar Pekerjaan Nasional (NOSS) Malaysia untuk mengembangkan kursus pilot drone bagi para profesional.
Kursus, yang diakui oleh NOSS sebagai sertifikat nasional ini, telah rampung pada Juli lalu dan siap diadopsi oleh sekolah kejuruan atau lembaga pelatihan.
news_share_descriptionsubscription_contact
