Hayati Nupus
09 November 2020•Update: 12 November 2020
JAKARTA
Majelis Syura Ormas-ormas Islam Malaysia (MAPIM) mendesak presiden terpilih Amerika Serikat Joe Biden mengubah dukungan negara itu terhadap Israel.
Presiden MAPIM Mohd Azmi Abdul Hamid bahwa sejauh ini AS memiliki kebijakan yang mendukung Israel, meski negara yang dipimpin Netanyahu itu melakukan kekejaman pada rakyat Palestina.
“Oleh karena itu kami tidak terburu-buru untuk menyampaikan ucapan selamat kepada Joe Biden dan Kamala Harris atas kemenangan mereka mengalahkan Donald Trump dan Mike Spence,” ujar Azmi pada Senin, dalam siaran pers.
Azmi mengatakan bahwa AS adalah negara yang kerap memanipulasi dunia sesuai agenda politik mereka sendiri.
Di bawah kepemimpinan Trump, lanjut Azmi, AS menjadi alat zionis Israel yang berupaya merebut Yerusalem, dataran tinggi Golan dan pemukiman di Tepi Barat.
“Sikap AS sudah jelas mengabaikan semua hukum internasional,” kata Azmi.
Azmi mengakui, kemenangan Biden berarti penolakan pemilih AS terhadap kepemimpinan Trump yang kejam, arogan, dan tidak peduli terhadap epidemi Covid-19.
“Biden dan Kamala perlu menunjukkan apakah mereka akan mengubah kebijakan Trump yang memecah belah dunia atau tidak,” tegas Azmi.
Toh sejauh ini kemenangan Biden masih belum memberikan harapan terhadap kaum tertindas seperti di Palestina, Kashmir, Rohingya, Yaman dan Suriah, imbuh Azmi.
Jika kemudian Biden gagal menunjukkan sikap defensif terhadap negara atau pihak yang tertindas, kata Azmi, “Maka MAPIM akan terus menentang hegemoni AS.”