Muhammad Nazarudin Latief
24 Februari 2020•Update: 25 Februari 2020
JAKARTA
Bursa saham Malaysia berakhir di zona merah pada Senin, setelah terjadi kekisruhan politik yang ditandai pengunduran diri Mahathir Mohamad sebagai perdana menteri dan ketua Parti Pribumi Bersatu Malaysia, lansir Bernama.
Harga saham saat penutupan FTSE Bursa Malaysia (FBM KLCI) turun 2,68 persen atau 41,14 poin lebih rendah menjadi 1490,06 poin dibandingkan dengan penutupan Jumat sebesar 1,531,20.
Sepanjang hari, indeks bergerak antara 1,485.71 ke 1.510,42 setelah dibuka di 1.501,47.
Seorang analis mengatakan kondisi politik yang panas diperkirakan akan menyebabkan pasar mengalami tren turun, karena investor mulai menarik diri dari pasar lokal sejak pagi.
“Indeks telah jatuh ke level terendah sejak 2011, menandai lebih dari delapan tahun terendah. Dengan perlambatan ekonomi global saat ini, dikombinasikan dengan pergulatan politik yang sedang berlangsung, pasar akan menjadi merah sampai kejelasan terjamin, ” kata dia.