JAKARTA
Singapura mengutuk keras serangan terhadap fasilitas sipil di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA), yang mengakibatkan tiga orang tewas.
“Serangan seperti itu tidak dapat diterima dan tidak dapat dibenarkan. Kami menyampaikan belasungkawa terdalam kami kepada keluarga para korban dan berharap yang terluka cepat sembuh,” kata Kementerian Luar Negeri Singapura pada Selasa malam.
Sebelumnya, juru bicara Houthi Yahya Saree mengakui serangan yang dilakukan kelompoknya ke Abu Dhabi.
Saree mengatakan operasi itu diberi nama sandi "Badai Yaman" dan diluncurkan sebagai respons atas "serangan AS-Saudi-Emirat" di Yaman.
Saree menambahkan Houthi menargetkan bandara Abu Dhabi dan Dubai, kilang minyak di daerah Mussafah di Abu Dhabi.
Houthi juga menyasar "sejumlah situs dan fasilitas Emirat yang penting dan sensitif" dengan menggunakan lima rudal balistik serta sejumlah besar drone.
Yaman telah dilanda kekerasan dan ketidakstabilan sejak 2014, ketika Houthi yang bersekutu dengan Iran merebut sebagian besar negara itu, termasuk Sana’a.
news_share_descriptionsubscription_contact
