Rhany Chairunissa Rufinaldo
03 November 2020•Update: 04 November 2020
Muhammed Tarhan
ANKARA
Kantor berita Turki Anadolu Agency dan Badan Kerjasama dan Koordinasi Turki (TIKA) meluncurkan program pelatihan jurnalistik daring pada Senin.
Acara yang berlangsung selama tiga hari ini diikuti oleh 86 perwakilan media dari 21 negara melalui konferensi video dengan pelatihan yang dilakukan dalam bahasa Inggris.
Mengatasi upacara pembukaan, Direktur Akademi Berita Anadolu Agency Cihangir Isbilir mengatakan kantor berita tersebut akan berbagi pengalamannya dalam jurnalistik selama 100 tahun dengan jurnalis dari seluruh dunia melalui Akademi Berita.
“Kesuksesan Anadolu Agency dalam jurnalistik juga meningkatkan minat pada pelatihan Akademi Berita. Kami berencana untuk melaksanakan tahap lanjutan pelatihan kami secara tatap muka setelah pandemi," ujar Isbilir.
Turut berbicara pada upacara tersebut adalah Mustafa Hasim Polat, pejabat senior TIKA, yang menginformasikan kepada peserta tentang sejarah, tujuan dan kegiatan TIKA.
Hari pertama pelatihan diakhiri dengan materi tentang “Agenda dan Sumber dalam Jurnalisme” dan “Multimedia dan Jurnalisme Digital”.
Program ini akan berakhir pada Rabu.