Muhammad Abdullah Azzam
27 Februari 2021•Update: 01 Maret 2021
Sena Guler
ANKARA
Turki menentang semua jenis kudeta, kata presiden negara itu pada Jumat, mengacu pada perkembangan terakhir di Armenia.
“Kami menentang semua jenis kudeta. Sangat tidak mungkin bagi kami untuk menerima kudeta,” kata Presiden Recep Tayyip Erdogan kepada wartawan di Istanbul setelah salat Jumat.
Dia menyebut upaya kudeta dari militer Armenia "tidak dapat diterima" dan masyarakat sudah dalam posisi untuk membela Perdana Menteri Nikol Pashinyan yang terpilih secara sah.
“Jika ada perubahan pemerintahan, rakyat Armenia akan melakukannya. Ini harus diserahkan kepada kehendak rakyat Armenia,” kata Erdogan.
Dia menambahkan bahwa nasib Pashinyan sudah jelas karena publik "bosan" padanya.
Kepala militer Armenia dan komandan senior lainnya pada Kamis merilis pernyataan yang menyerukan agar Pashinyan mundur.
Pashinyan mengecam seruan militer sebagai upaya kudeta dan mendesak para pendukungnya turun ke jalan untuk melawan upaya kudeta.
Partai Keadilan dan Pembangunan (AK) yang berkuasa di Turki telah lama mengecam kudeta militer, serta kudeta yang dikalahkan pada 2016 oleh Organisasi Teroris Fetullah (FETO).