11 September 2017•Update: 11 September 2017
Cankut Tasdan
ANKARA
Pasukan keamanan Turki menetralisasi 57 teroris PKK di seluruh penjuru negeri selama pekan lalu, kata Kementerian Dalam Negeri, Senin.
Menurut pernyataan kementerian, pasukan keamanan telah melancarkan 1.285 operasi kontraterorisme selama 4-10 September.
Dari 57 teroris, 39 tewas, tiga ditangkap hidup-hidup, dan 15 lainnya menyerahkan diri kepada pasukan keamanan.
Dalam operasi tersebut ada 601 penangkapan, termasuk terhadap 117 orang yang diduga membantu dan bersekongkol dengan teroris Partai Pekerja Kurdistan (PKK), 27 terkait dengan Daesh, 451 terkait dengan FETO, dan enam terkait dengan kelompok teroris sayap kiri.
Sebelas tempat penampungan dan depot senjata yang digunakan teroris PKK dan sembilan peledak improvisasi diledakkan di tenggara Provinsi Mus, Bingol, Tunceli, Hakkari, dan Sirnak.
Ada sebanyak 1.374 operasi anti penyelundupan dan 1.883 terduga ditangkap di 76 provinsi di seluruh negeri.
Pasukan keamanan menyita 12,5 kilogram bahan peledak, 35 granat tangan, 4.527 amunisi variasi, dan 42 senjata - termasuk 38 senjata laras panjang dan berat. Pasukan keamanan juga mengamankan 1.781 kg ganja, 148 kg heroin, 8,5 kg sabu-sabu, 314,401 pil narkotika, 1,12 juta ganja mentah, 555.486 paket rokok selundupan, dan 25.315 liter minyak selundupan.
PKK - terdaftar sebagai organisasi teroris oleh Turki, Amerika Serikat, dan Uni Eropa - melanjutkan kampanye bersenjata melawan Turki pada Juli 2015. Sejak itu, PKK bertanggung jawab atas tewasnya lebih dari 1.200 pasukan keamanan Turki dan warga sipil.
Organisasi Teroris Fetullah (FETO), dipimpin oleh Fetullah Gulen, mendalangi percobaan kudeta tahun lalu di Turki, yang menewaskan 250 jiwa dan mengakibatkan hampir 2.200 lainnya luka-luka.
Turki telah mendapat sejumlah serangan dari Daesh, termasuk pengeboman stasiun Ankara pada Oktober 2015, yang menewaskan lebih dari 100 jiwa.