Servet Gunerigok
01 April 2022•Update: 05 April 2022
WASHINGTON
Turki akan memberikan bantuan tambahan sebesar USD5 juta untuk Afghanistan, kata Wakil Menteri Luar Negeri Turki Sedat Onal pada Kamis, sambil menekankan bahwa Ankara akan terus mendukung rakyat Afghanistan.
Berbicara pada konferensi di PBB, Onal mengatakan bahwa menstabilkan Afghanistan adalah kepentingan bersama semua negara, dan memperingatkan "efek limpahan dari migrasi massal ke terorisme akan dirasakan secara luas."
Onal mengatakan Turki mengirimkan tiga kereta amal yang berisi bantuan kemanusiaan senilai USd15 juta dan menyumbangkan bantuan tambahan USD3 juta kepada Badan Program Pembangunan PBB untuk mendukung kesehatan dan pendidikan.
"Meski sangat penting, bantuan kemanusiaan saja tidak dapat mengubah arus migrasi. Fungsi institusi dan ekonomi sangat penting untuk stabilitas," kata diplomat Turki itu.
Beralih ke pembatasan Taliban pada pendidikan anak perempuan, Onal mengulangi seruan Ankara kepada pemerintah sementara Afghanistan untuk menarik "keputusan yang tidak menguntungkan ini dan mengizinkan anak perempuan dari segala usia untuk mengambil bagian dalam pendidikan secara inklusif."
Dia mendesak keterlibatan bertahap dengan pemerintah sementara dan mencoba mengarahkan mereka ke arah yang benar.
“Kami juga harus mencoba menjangkau rakyat Afghanistan secara langsung," tambah Onal.
Konferensi janji tingkat tinggi PBB menggalang dana USD4,4 miliar untuk Afghanistan, di mana Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengatakan orang-orang menjual anak-anak dan bagian tubuh mereka untuk memenuhi kebutuhan makan mereka sendiri.